Fragrance 101
Apa itu Extrait de Parfum?
Extrait de parfum adalah konsentrasi parfum paling tinggi yang dijual untuk dipakai sehari-hari, dengan kandungan minyak wangi sekitar 20 sampai 40 persen. Lebih pekat dari eau de parfum (EDP) dan jauh lebih pekat dari eau de toilette (EDT). Hasilnya: aroma yang lebih dalam, lebih halus, dan lebih tahan lama di kulit.

Urutan konsentrasi parfum, dari paling ringan
Semua parfum pada dasarnya adalah campuran minyak wangi dan alkohol. Yang membedakan jenis-jenisnya adalah seberapa banyak minyak wanginya:
| Jenis | Kadar minyak wangi | Karakter umum |
|---|---|---|
| Eau de Cologne (EDC) | ±2-5% | Sangat ringan, cepat hilang |
| Eau de Toilette (EDT) | ±5-15% | Segar, cocok siang, perlu re-apply |
| Eau de Parfum (EDP) | ±15-20% | Standar parfum modern |
| Extrait de Parfum | ±20-40% | Paling pekat, paling tahan lama |
Angka persisnya beda-beda tiap rumah parfum, tapi urutannya selalu sama: extrait ada di puncak piramida konsentrasi. Kalau kamu masih bingung dua yang di tengah, baca dulu perbedaan EDP dan EDT. Definisi ringkas tiap konsentrasi juga ada di kamus istilah parfum.
Apa bedanya di kulit?
Konsentrasi yang lebih tinggi mengubah tiga hal. Pertama, ketahanan: extrait bertahan jauh lebih lama dibanding EDT atau EDP karena minyak wanginya lebih banyak dan alkoholnya lebih sedikit. Kedua, cara aromanya menyebar: extrait cenderung lebih dekat ke kulit, lebih intim, bukan yang teriak memenuhi ruangan. Ketiga, evolusinya: transisi dari top ke heart ke base notes terasa lebih pelan dan lebih kaya, seperti cerita yang dibiarkan berkembang.

Kenapa extrait cocok buat iklim Indonesia
Cuaca panas dan lembap bikin parfum menguap lebih cepat. Ini alasan kenapa EDT yang wanginya enak di mall bisa hilang sebelum makan siang. Extrait de parfum, dengan kadar alkohol yang lebih rendah, lebih tahan menghadapi cuaca tropis. Cukup beberapa semprot di titik nadi, dan aromanya menemani sampai malam.
Cara Domanic membuat extrait de parfum
Semua parfum Domanic adalah extrait de parfum, dan kami memperlakukannya seperti extrait seharusnya diperlakukan: tidak terburu-buru. Setiap formula dimulai dari sebuah persona, bukan resep. Setelah formula selesai, parfum masih menjalani maserasi 2 sampai 4 minggu sebelum dibotolkan, supaya molekulnya menyatu dan karakternya keluar sepenuhnya. We compose, not cook.

Mulai dari mana?
Kalau kamu baru mau coba extrait de parfum pertama, cara paling gampang adalah mulai dari kepribadianmu, bukan dari daftar notes. Ikut kuis singkat kami buat nemuin parfum yang sesuai kepribadianmu, atau langsung lihat empat extrait de parfum Domanic: Velvet Rum yang gourmand dan dalam, Lily Wood yang fresh buat sehari-hari, Whisper yang floral lembut, dan Oud Majesty yang bold.
Lihat produknya
Empat extrait de parfum Domanic
Pertanyaan yang sering muncul
Extrait de parfum tahan berapa lama di kulit?
Umumnya jauh lebih lama dibanding EDT atau EDP karena kadar minyak wanginya lebih tinggi. Hasil persisnya tergantung tipe kulit, cuaca, dan komposisi parfumnya sendiri, tapi extrait biasanya masih terasa sampai malam dari pemakaian pagi.
Apakah extrait de parfum lebih bagus dari EDP?
Bukan soal lebih bagus, tapi beda karakter. Extrait lebih pekat, lebih intim, dan lebih tahan lama. EDP lebih ringan dan menyebar lebih luas. Kalau kamu cari ketahanan dan kedalaman aroma, extrait jawabannya.
Kenapa extrait de parfum harganya lebih tinggi?
Karena kandungan minyak wanginya jauh lebih banyak per botol. Minyak wangi adalah komponen termahal dalam parfum, jadi makin pekat konsentrasinya, makin tinggi biaya bahannya.
Extrait de parfum sebaiknya disemprot di mana?
Di titik nadi: pergelangan tangan, leher, atau belakang telinga. Karena pekat, cukup 2 sampai 4 semprot. Paling optimal dipakai setelah mandi saat kulit masih sedikit lembap.
Artikel berikutnya di Journal: apa itu maceration, dan kenapa Domanic rela nunggu 2 sampai 4 minggu sebelum membotolkan parfum.
Velvet Rum
Lily Wood
Whisper
Oud Majesty