Gratis ongkir untuk order pertama · pakai kode DOMANIC10 buat 10% off

The Craft

Apa itu Maserasi Parfum?

Maserasi parfum, atau yang sering disebut resting, adalah proses mengistirahatkan parfum setelah formula selesai dicampur, umumnya 2 sampai 4 minggu, supaya molekul minyak wangi dan alkohol menyatu sempurna sebelum dibotolkan. Tanpa maserasi, parfum terasa tajam, kasar, dan bau alkoholnya masih menonjol. Dengan maserasi, aroma jadi halus, dalam, dan utuh.

Satu batch botol extrait de parfum Domanic Oud Majesty tersimpan di lemari selama maserasi
Satu batch, satu lemari, beberapa minggu ketenangan sebelum dijual.

Apa yang terjadi selama maserasi

Saat formula baru selesai dicampur, semua bahannya secara teknis sudah ada di tempatnya, tapi belum saling mengenal. Molekul minyak wangi, alkohol, dan fiksatif masih berdiri sendiri-sendiri. Selama masa maserasi, perlahan-lahan mereka berintegrasi: alkohol melembut dan berhenti terasa menyengat, molekul aroma saling mengikat, dan transisi dari top ke heart ke base notes menjadi mulus. Prosesnya mirip masakan yang dibiarkan semalaman: bahannya sama, tapi rasanya menyatu.

Cairan extrait de parfum keemasan dalam wadah kaca selama proses maserasi
Perubahan yang tidak terlihat mata, tapi jelas terasa di kulit.

Sebelum vs sesudah maserasi

AspekBelum dimaserasiFully macerated
Semprotan pertamaTajam, alkohol menonjolHalus sejak detik pertama
Keutuhan aromaNotes terasa terpisah-pisahMenyatu jadi satu karakter
Transisi notesKasar, melompat-lompatSmooth dari top sampai base
KetahananCenderung lebih cepat pudarLebih stabil dan tahan lama

Maserasi dan Resting, Apakah Sama?

Ya, keduanya proses yang sama. Resting parfum adalah proses mengistirahatkan parfum setelah formulanya selesai dicampur, umumnya 2 sampai 4 minggu, supaya molekulnya menyatu sebelum dibotolkan. Itu definisi yang persis sama dengan maserasi.

Kenapa ada dua istilah? Maserasi adalah istilah teknis yang dipakai industri parfum, sementara resting adalah sebutan sehari-hari yang lebih populer di komunitas fragrance Indonesia. Satu proses, dua bahasa. Definisi ringkasnya juga ada di kamus istilah parfum.

Satu nuansa kecil biar jujur: sebagian orang memakai kata resting juga untuk parfum yang sudah dibeli lalu didiamkan beberapa minggu di rumah sebelum dipakai. Sementara maserasi lebih spesifik merujuk ke proses sebelum pembotolan, di tangki produsen dengan kontrol suhu. Prinsipnya sama, skalanya yang beda.

Berapa Lama Maserasi Parfum? (Resting Parfum Berapa Lama?)

Maserasi parfum umumnya butuh 2 sampai 4 minggu, atau sekitar 14 sampai 30 hari. Beberapa rumah parfum memakai waktu lebih lama lagi: Le Labo me-resting parfumnya sekitar 3 minggu, Tom Ford sampai 6 hingga 8 minggu. Alasannya sama: parfum yang diberi waktu selalu lebih baik dari parfum yang diburu-buru. Yang jarang adalah brand yang mau menahannya, karena maserasi berarti stok tertahan berminggu-minggu sebelum bisa dijual.

Cara maserasi parfum ala Domanic

Cara maserasi parfum pada dasarnya sederhana: simpan formula yang sudah jadi di wadah tertutup, di tempat gelap dan sejuk dengan suhu stabil, lalu biarkan waktu bekerja. Setiap batch Domanic menjalani maserasi penuh 2 sampai 4 minggu setelah formula selesai, dan tidak ada satu botol pun yang dijual sebelum masa itu selesai. Setiap batch diberi tanggal, diistirahatkan, dan baru dibotolkan ketika karakternya sudah keluar sepenuhnya. Ini bagian dari prinsip yang sama dengan cara kami menyusun formula: extrait de parfum yang dibuat pelan, bukan dikejar tanggal rilis. We don't sell unfinished perfume.

Ini juga alasan kenapa maserasi berhubungan langsung dengan ketahanan. Parfum yang belum dimaserasi punya molekul yang belum saling mengikat, dan molekul yang belum terikat menguap lebih cepat serta tidak merata di kulit. Karena itu parfum yang sudah dimaserasi bertahan lebih lama, di atas faktor konsentrasi seperti bedanya EDP dan EDT. Kalau kamu mau wanginya makin awet lagi, lengkapi dengan cara pakai parfum biar tahan lama.

Menulis label tanggal batch maserasi dengan bolpen di samping deretan botol extrait de parfum Domanic
Setiap batch diberi tanggal. Waktu adalah bahan terakhir setiap Domanic.

Lihat produknya

Empat extrait de parfum Domanic

Domanic Velvet Rum, extrait de parfumVelvet RumGourmand, dark, sensualRp 329.000 · 50 mlDomanic Lily Wood, extrait de parfumLily WoodFresh buat sehari-hariRp 329.000 · 50 mlDomanic Whisper, extrait de parfumWhisperFloral lembut, eleganRp 329.000 · 50 mlDomanic Oud Majesty, extrait de parfumOud MajestyParfum oud, boldRp 329.000 · 50 ml

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa lama proses maserasi parfum yang ideal?

Bervariasi tergantung komposisi. Rumah parfum mewah umumnya memakai rentang 3 sampai 8 minggu. Domanic memakai 2 sampai 4 minggu per formula, disesuaikan dengan karakter masing-masing parfum.

Berapa hari resting parfum?

Umumnya 14 sampai 30 hari, alias 2 sampai 4 minggu. Resting adalah sebutan sehari-hari untuk maserasi: parfum diistirahatkan setelah formula selesai supaya molekulnya menyatu dan bau alkoholnya melembut sebelum dipakai atau dijual.

Cara maserasi parfum gimana?

Simpan parfum di wadah tertutup rapat, di tempat gelap dan sejuk dengan suhu stabil, lalu diamkan 2 sampai 4 minggu. Yang perlu diingat: maserasi paling efektif dilakukan produsen sebelum pembotolan, di tangki dengan kontrol suhu, bukan sekadar menyimpan botol di rumah.

Apa bedanya maserasi dan resting parfum?

Pada dasarnya tidak ada bedanya, keduanya proses mengistirahatkan parfum supaya molekulnya menyatu. Maserasi adalah istilah teknis industri, resting adalah sebutan sehari-hari di komunitas fragrance Indonesia. Sebagian orang memakai resting khusus untuk parfum yang didiamkan di rumah setelah dibeli.

Apa itu resting parfum?

Resting parfum adalah proses mengistirahatkan parfum setelah formulanya selesai dicampur, umumnya 2 sampai 4 minggu, supaya molekul minyak wangi dan alkohol menyatu sebelum dibotolkan. Ini istilah sehari-hari untuk maserasi.

Apakah parfum yang baru dibeli bisa dimaserasi sendiri di rumah?

Menyimpan parfum baru beberapa minggu di tempat gelap dan sejuk memang bisa sedikit menghaluskan aromanya. Tapi maserasi yang sebenarnya terjadi sebelum pembotolan, di tangki, dengan kontrol suhu. Itu yang tidak bisa direplikasi di rumah.

Apa bedanya aroma parfum yang belum dan sudah dimaserasi?

Parfum yang belum matang biasanya terasa tajam di semprotan pertama, bau alkoholnya menonjol, dan transisi antar notes terasa kasar. Parfum yang sudah dimaserasi terasa halus sejak detik pertama, menyatu, dan karakternya keluar penuh.

Apakah semua brand parfum melakukan maserasi?

Tidak. Banyak parfum diproduksi dan langsung dijual demi kecepatan. Maserasi menahan stok berminggu-minggu, jadi hanya dilakukan brand yang memprioritaskan kualitas akhir di atas kecepatan produksi.

Artikel berikutnya di Journal: perbedaan EDP dan EDT, dan di mana posisi extrait di antara keduanya.