Gratis ongkir untuk order pertama · pakai kode DOMANIC10 buat 10% off

Fragrance 101

Cara Pakai Parfum Biar Tahan Lama di Cuaca Indonesia

Cara pakai parfum biar tahan lama adalah dengan menyemprot di titik nadi saat kulit masih lembap, tidak menggosoknya, dan memilih konsentrasi tinggi seperti extrait de parfum. Di cuaca panas dan lembap Indonesia, tiga hal ini yang menentukan wangimu bertahan sampai malam atau hilang sebelum makan siang.

Menyemprot extrait de parfum Domanic di pergelangan tangan sebagai titik nadi biar tahan lama
Titik nadi, kulit lembap, tanpa digosok. Tiga hal kecil yang bikin beda.

Semprot di titik nadi, bukan di baju

Titik nadi adalah tempat pembuluh darah dekat permukaan kulit, jadi lebih hangat dan membantu wangi menyebar pelan sepanjang hari. Fokus di sini, bukan di baju yang malah bikin wangi mati begitu ganti pakaian:

Titik semprotKenapa efektif
Pergelangan tanganHangat, sering dekat dengan hidung orang lain
Leher & belakang telingaMenyebar tiap kamu bergerak
Lekukan siku dalamHangat dan tersembunyi, wangi awet
Belakang lutut (opsional)Aroma naik pelan dari bawah

Pakai saat kulit lembap, jangan digosok

Waktu terbaik menyemprot parfum adalah setelah mandi, saat kulit masih sedikit lembap. Kulit yang lembap dan sedikit berminyak mengikat molekul aroma lebih lama dibanding kulit kering. Kalau kulitmu cenderung kering, oles pelembap tanpa pewangi dulu sebelum semprot.

Dan ini yang paling sering salah: jangan gosok pergelangan tangan setelah semprot. Menggosok memecah molekul aroma dan mempercepat top notes menguap. Cukup semprot, biarkan kering sendiri.

Extrait de parfum Domanic Lily Wood dibiarkan kering sendiri di pergelangan tangan tanpa digosok
Biarkan kering sendiri. Digosok justru bikin wangi cepat hilang.

Kenapa cuaca Indonesia bikin parfum cepat hilang

Panas dan lembap mempercepat penguapan. Parfum berkadar alkohol tinggi seperti EDT paling kena dampaknya, makanya wangi yang enak di mall bisa hilang sebelum siang. Solusinya ada di konsentrasi: makin tinggi kadar minyak wangi dan makin rendah alkoholnya, makin tahan di cuaca tropis. Ini bedanya bisa kamu baca lengkap di perbedaan EDP dan EDT. Istilah performa seperti longevity dan sillage bisa kamu cek di kamus istilah parfum.

Kenapa extrait Domanic tahan lebih lama

Semua parfum Domanic adalah extrait de parfum, konsentrasi paling tinggi dengan alkohol paling rendah, jadi memang dirancang untuk bertahan di iklim seperti Indonesia. Ditambah tiap batch dimaserasi 2 sampai 4 minggu supaya karakternya matang dan stabil. Cukup 2 sampai 4 semprot di titik nadi, aromanya menemani sampai malam.

Lihat produknya

Empat extrait de parfum Domanic

Domanic Velvet Rum, extrait de parfumVelvet RumGourmand, dark, sensualRp 329.000 · 50 mlDomanic Lily Wood, extrait de parfumLily WoodFresh buat sehari-hariRp 329.000 · 50 mlDomanic Whisper, extrait de parfumWhisperFloral lembut, eleganRp 329.000 · 50 mlDomanic Oud Majesty, extrait de parfumOud MajestyParfum oud, boldRp 329.000 · 50 ml

Pertanyaan yang sering muncul

Gimana cara pakai parfum biar tahan lama?

Semprot di titik nadi (pergelangan tangan, leher, belakang telinga) saat kulit masih lembap setelah mandi, jangan digosok, dan pilih konsentrasi tinggi seperti extrait de parfum. Kulit lembap dan berminyak mengikat wangi lebih lama dibanding kulit kering.

Kenapa parfum cepat hilang di cuaca panas?

Panas dan lembap bikin molekul aroma menguap lebih cepat, apalagi parfum berkadar alkohol tinggi seperti EDT. Di iklim tropis Indonesia, extrait de parfum yang kadar minyaknya tinggi dan alkoholnya rendah jauh lebih tahan.

Apakah menggosok pergelangan tangan bikin parfum lebih awet?

Justru sebaliknya. Menggosok memecah molekul aroma dan mempercepat top notes menguap, jadi wanginya malah cepat hilang. Cukup semprot dan biarkan kering sendiri.

Berapa semprot yang ideal untuk extrait de parfum?

Karena pekat, 2 sampai 4 semprot di titik nadi sudah cukup untuk seharian. Lebih dari itu bukan bikin lebih tahan, cuma bikin lebih kuat di awal.

Artikel berikutnya di Journal: parfum untuk kamu yang paling hidup pas malam sepi, The Midnight Intellectual.