Gratis ongkir untuk order pertama · pakai kode DOMANIC10 buat 10% off

The Craft

Kenapa Parfum Bau Alkohol, dan Kenapa Domanic Tidak

Parfum bau alkohol karena molekulnya belum menyatu. Semua parfum mengandung alkohol sebagai pelarut, tapi pada parfum yang matang, alkohol itu sudah terintegrasi sempurna dan tidak lagi terasa menyengat. Yang bau alkohol adalah parfum yang dijual terlalu cepat setelah dicampur, sebelum sempat mengendap.

Proses maserasi extrait de parfum Domanic supaya tidak bau alkohol
Bau alkohol adalah tanda formula belum matang, bukan takdir sebuah parfum.

Kenapa parfum mengandung alkohol sama sekali

Alkohol adalah pelarut yang melarutkan minyak wangi dan membantu aromanya menyebar rata di kulit lalu menguap perlahan, dibantu fixative yang memperlambat penguapannya. Hampir semua parfum semprot memakainya, jadi keberadaan alkohol itu normal. Masalahnya bukan ada atau tidaknya alkohol, tapi apakah dia sudah menyatu dengan aromanya atau belum. Makin tinggi konsentrasi minyaknya, makin kecil porsi alkohol, jadi EDT dan EDP lebih rawan terasa beralkohol dibanding extrait.

Kenapa sebagian bau alkohol dan sebagian tidak

Jawabannya satu kata: maserasi. Setelah minyak wangi dan alkohol dicampur, formula perlu waktu untuk mengendap supaya molekulnya menyatu. Parfum yang langsung dibotolkan dan dijual masih terasa mentah dan menyengat. Yang diistirahatkan beberapa minggu terasa halus, bulat, dan tidak lagi bau alkohol.

Parfum mentahParfum matang
Semprotan pertamaMenyengat, bau alkoholHalus, langsung wangi
Transisi notesKasar, meloncatMengalir pelan
KetahananCepat pudarBertahan lama
Efek di kulitBisa bikin pusingNyaman, menyatu

Efek lain dari parfum yang belum matang

Bau alkohol cuma gejala yang paling kentara. Parfum mentah juga cenderung bikin pusing, cepat hilang, dan aromanya terasa kasar karena top, middle, dan base notes-nya belum berpadu jadi satu kesatuan.

Cara Domanic mengatasinya

Semua parfum Domanic adalah extrait de parfum yang menjalanimaserasi 2 sampai 4 minggu sebelum dibotolkan. Kami sengaja menunggu supaya molekulnya menyatu dan alkoholnya tidak lagi terasa. Hasilnya wangi yang halus sejak semprotan pertama, bukan yang menyengat lalu perlu didiamkan dulu di kulit. We compose, not cook.

Lihat produknya

Empat extrait de parfum Domanic

Domanic Velvet Rum, extrait de parfumVelvet RumGourmand, dark, sensualRp 329.000 · 50 mlDomanic Lily Wood, extrait de parfumLily WoodFresh buat sehari-hariRp 329.000 · 50 mlDomanic Whisper, extrait de parfumWhisperFloral lembut, eleganRp 329.000 · 50 mlDomanic Oud Majesty, extrait de parfumOud MajestyParfum oud, boldRp 329.000 · 50 ml

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa parfum baru bau alkohol?

Karena molekulnya belum menyatu. Semua parfum pakai alkohol sebagai pelarut, tapi pada parfum yang matang, alkohol itu sudah terintegrasi dan tidak menyengat. Parfum yang dijual terlalu cepat setelah dicampur masih terasa bau alkohol.

Apakah bau alkohol akan hilang sendiri?

Sebagian bisa memudar beberapa detik setelah disemprot saat alkohol menguap. Tapi kalau parfumnya memang belum matang, kesan kasar dan menyengat itu cenderung menempel. Parfum yang dimaserasi dengan benar hampir tidak terasa alkoholnya sejak awal.

Apakah parfum yang bau alkohol berbahaya?

Umumnya tidak berbahaya, alkohol memang bahan wajar dalam parfum. Tapi bau alkohol yang kuat sering jadi tanda formula belum matang, dan itu bisa bikin aromanya kasar, cepat hilang, atau bikin sebagian orang pusing.

Kenapa parfum bikin pusing?

Bisa karena kadar alkohol yang terasa menyengat pada parfum yang belum matang, atau karena disemprot terlalu banyak. Parfum yang molekulnya sudah menyatu terasa lebih halus dan lebih jarang bikin pusing.

Artikel berikutnya di Journal: cara menyimpan parfum biar awet di iklim tropis.